Terima Kasih Atas Kepedulian Anda Bagi Pengungsi Gunung Agung Bali

Merespon dampak bencana erupsi Gunung Agung di Bali, Tim Disaster Response Obor Berkat Indonesia berangkat menuju pos pengungsian di Bali untuk menolong para korban bencana dengan dukungan para Donatur dan Mitra OBI. Dimulai pada 25 September hingga 1 Oktober 2017, OBI bergerak menuju Bali untuk memberikan pelayanan medis dan bantuan logistik bagi para pengungsi.

Banyak Pengungsi Jatuh Sakit, OBI Berikan Bantuan Kesehatan dan Obat-obatan

"Kedatangan Tim OBI sangat membantu dikarenakan selain pemeriksaan, Tim OBI juga membawa obat-obat yang diperlukan karena mulai banyak pengungsi yang jatuh sakit," ungkap Gede Eka Wirantoyo, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Advokasi Kemanusiaan dari Yayasan Maha Bhoga Marga (mitra OBI)

Menyalurkan Bantuan Logistik Bagi Pengungsi Erupsi Gunung Agung

Hingga saat ini ribuan pengungsi Gunung Agung masih bertahan di pos pengungsian yang telah tersedia di beberapa desa. Menjalani hidup sebagai pengungsi memang tidak mudah, sebab pada kondisi tertentu hidup mereka harus bergantung pada bantuan yang datang. Ketidaktahuan rentang waktu dampak erupsi gunung berapi akan berakhir membuat nasib mereka menjadi tak menentu.

Para Korban Erupsi Gunung Agung Membutuhkan Bantuan Anda

Status Gunung Agung saat ini (25/9/2017) naik menjadi awas. Status awas merupakan keadaan dimana letusan awal diikuti oleh semburan abu , uap hingga erupsi besar. Kondisi Erupsi besar tersebut kemungkinan akan berlangsung dalam kurun waktu 24 jam.

Peresmian Program Tari Maena Siaga Bencana Kabupaten Nias Selatan

Program Tari Maena Siaga Bencana periode I tahun ajaran 2016/2017 telah usai dilaksanakan di Kota Gunungsitoli, Nias. Kini pada periode ke-2, Obor Berkat Indonesia, JICA (Japan International Cooperation Agency), dan Universitas Wako Jepang melanjutkan program ini untuk diujicobakan di 6 sekolah yang berada di Kabupaten Nias Selatan.

OBI Menanggapi Korban Kebakaran di Tanah Merah

Senin (5/6/2017) sekitar pukul 15.30 WIB kawasan perumahan padat penduduk di Jalan Perjuangan, Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara dibuat rata dengan tanah oleh keganasan si jago merah. Dalam hitungan menit saja percikan api yang berasal dari petasan berubah menjadi kobaran api yang melahap puluhan rumah.

Trauma Healing Untuk Anak-Anak Korban Kebakaran

Selain mengadakan kegiatan layanan kesehatan dan membagikan pakaian yang layak pakai, OBI juga peduli terhadap psikologis korban kebakaran, terutama anak-anak. OBI memberikan trauma healing untuk membantu memulihkan traumatik anak-anak yang menjadi korban kebakaran di Tanah Merah.

Pasca Kebakaran, Shelter House OBI Terus Berjalan

Musibah kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Perjuangan, Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, pada 5 Juni 2017 juga menimpa Shelter House OBI. Akibat terbakar, rumah yang sehari-hari dipakai untuk kegiatan belajar-mengajar Shelter House OBI ini tak lagi bisa digunakan.

WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html