Kasih Sayang Berlimpah Untuk Aprillia Zahra

  • 2016-12-06
  • Author : Yuliana Martha Tresia N
  • Views : 525
foto : obi/yuli

Sudah lama, Nurjaya dan Napsiah menanti kelahiran anak perempuan. Setelah dianugerahi tiga orang anak laki-laki, akan sangat lengkap rasanya jika mereka dianugerahi pula anak perempuan. Karena itu, ketika anak keempat yang dilahirkan Napsiah adalah seorang putri, kebahagiaan Nurjaya dan Napsiah tak terbendung. Sayangnya, ada satu kekurangan pada putri semata wayang mereka yang kemudian membuat kebahagiaan mereka campur-aduk dengan rasa sedih. Putri mereka itu ternyata lahir dengan kelainan bibir sumbing, labio palato.

Bagaimanapun, kelainan bibir sumbing pada putri yang mereka sematkan nama Aprillia Zahra itu, tidak mengurangi rasa sayang Nurjaya dan Napsiah. Bahkan tidak hanya Nurjaya dan Napsiah, ketiga orang kakak laki-lakinya juga sangat menyayangi adik perempuan tunggal mereka. Zahra, dalam kekurangan yang dimiliki akibat bibir dan langit-langit yang tidak sempurna, tidak kekurangan kasih sayang dari keluarganya.

 

Sejak Zahra lahir, Nurjaya dan Napsiah tidak tahu bahwa Zahra bisa sembuh dari bibir sumbing dengan bantuan operasi. Mereka juga tidak tahu, bahwa ada bantuan sosial yang bisa menolong mereka untuk biaya operasi. Memang berat bagi Nurjaya untuk menanggung sendiri seluruh biaya operasi anaknya, dengan kondisi perekonomian keluarga yang sepenuhnya hanya mengandalkan pekerjaannya sebagai security. Karena itu, selama lima bulan kelahiran Zahra, Nurjaya dan Napsiah hanya pasrah dengan kondisi putri tunggalnya. Mereka juga tidak peduli kata orang atas putri mereka, selama mereka benar-benar mencintai dan menyayangi Aprillia Zahra dengan tulus. Meskipun, keinginan untuk melihat Zahra bisa tumbuh besar tanpa bibir sumbing tetap ada jauh di dalam hati mereka.

 

Suatu ketika, tanpa disangka, keinginan itu ternyata bisa diwujudkan menjadi nyata. Melalui kunjungan seorang teman, Nurjaya pun tahu bahwa masih ada harapan untuk putrinya sembuh dari bibir sumbing. Ahmad, temannya itu, bersedia membantu Nurjaya untuk mengajukan bantuan operasi kepada Peduli Kasih Indosiar. Ketika Peduli Kasih Indosiar kemudian menghubungi mereka untuk pelaksanaan operasi, Nurjaya dan Napsiah tak menyia-nyiakan kesempatan berharga itu.

 

Bersama bantuan operasi dari Peduli Kasih Indosiar, Aprillia Zahra telah dioperasi pada hari Minggu, 13 November 2016 lalu di RS Hosana Medika Lippo Cikarang, Bekasi. Untuk memberikan bantuan operasi bagi Zahra, Peduli Kasih Indosiar bermitra dengan Yayasan Obor Berkat Indonesia. Dengan bantuan operasi dari Peduli Kasih Indosiar dan Obor Berkat Indonesia, kini Zahra telah sembuh dari bibir sumbing.

 

Nurjaya dan Napsiah sangat bersyukur, mereka tak pernah menyangka bahwa putri semata wayang mereka akhirnya bisa tumbuh besar tanpa harus dibebani dengan kelainan bibir sumbing. Begitu juga Rama, kakak ketiga Zahra yang ikut mendampingi adiknya selama di rumah sakit, sangat terkejut dan senang melihat wajah adiknya yang kini tanpa bibir sumbing. Kedua kakak Zahra yang tinggal menjaga rumah mereka di Tangerang juga menelepon Nurjaya, rindu dan tak sabar melihat wajah adiknya. Bantuan operasi ini sungguh telah menambahkan kebahagiaan di dalam keluarga Nurjaya dan Napsiah. Kasih sayang pun semakin berlimpah untuk Aprillia Zahra.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html