Sulton : Sembuh Dari Hernia dan Kembali Bersekolah

Show English Version

  • 2017-06-20
  • Author : Monica Arti Wijaya
  • Views : 792
foto : obi

Sudah 7 tahun lamanya Sulton menderita hernia. Bertahun-tahun kondisi itu menyulitkan aktivitasnya setiap hari. Ia tak boleh melakukan kegiatan yang berpotensi memperparah kondisinya, seperti bermain bola voli dan sepak bola.

 

Sulton kini berusia 12 tahun dan duduk di bangku kelas 6 SD. Ia sering mendapat juara 2 di kelasnya dan juara 1 di beberapa perlombaan MTQ antar sekolah. Meski begitu, semangat Sulton untuk terus berprestasi di sekolah sering kali surut. Hal itu karena jarak tempuh dari rumah ke sekolah Sulton yang cukup jauh. Ia harus menempuh perjalanan berjam-jam dengan berjalan kaki. Tentu saja, benjolan hernia itu selalu saja kambuh di tengah perjalanan, benjolan itu terasa pegal dan sangat mengganggu.

 

Aisyah (41), ibu Sulton, merasa sedih dengan keadaan yang diderita puteranya. Ia merasa Sulton tak bisa tumbuh seperti anak-anak aktif di lingkungan rumahnya, seolah Sulton tumbuh menjadi anak yang berbeda dan rendah diri karena sering diejek. Kesedihannya semakin bertambah ketika Sulton memutuskan untuk berhenti bersekolah. Sulton mengaku sudah tak kuat lagi ketika benjolan itu kambuh dan mengganggu aktivitasnya terutama saat di sekolah.

 

“Perasaan saya sedih sekali saat anak saya kena hernia. Anak saya cuma satu ini, tapi katanya pengen berhenti sekolah saja, karna Sulton ini sering jalan jauh ke sekolah, capek katanya, bejolannya kambuh,” ungkap Aisyah.

 

Sejak usia 5 tahun, Sulton telah didiagnosa mengalami hernia. Dokter menyarankan untuk menjalani operasi, namun Aisyah mengaku tak memiliki biaya untuk menutup seluruh biayanya. Karena itu, ia lebih memilih untuk membawa Sulton berobat alternatif meski tak pernah membuahkan hasil.

 

Aisyah bangga memiliki anak yang berprestasi, ia ingin sekali Sulton sembuh dan tumbuh seperti anak-anak normal lainnya. Setiap hari ia mengumpulkan setengah penghasilannya dari menjahit baju yang nantinya digunakan untuk membawa Sulton menjalani operasi.

 

Namun, uang hasil tabungan itu tak pernah cukup untuk biaya operasi hernia. Uang tabungan itu selalu saja terpotong untuk biaya hidup sehari-hari. Aisyah hanya bisa menunggu dan menggantungkan harapannya dalam doa.

 

Bulan April doanya terjawab. Aisyah mendapat informasi operasi hernia gratis dari guru Sulton di sekolah. Sulton berhasil sembuh dari hernia berkat bantuan operasi gratis dari Obor Berkat Indonesia di Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, pada 20 Mei 2017. Seluruh proses operasi, perawatan medis, dan obat-obatan diberikan tanpa dipungut biaya apapun.

 

Sulton telah sembuh dan saat ini semakin bersemangat untuk terus meningkatkan prestasinya. Aisyah tak henti-hentinya bersyukur dan berterima kasih melalui bantuan operasi hernia yang diberikan OBI dan Rumah Sakit Pertamedika Sentul City. ia berharap akan ada lebih banyak lagi masyarakat prasejahtera yang akan terbantu.

 

“Saya sangat bersyukur, anak saya sudah sembuh, tidak malu lagi karena diejek, dan bisa terus berprestasi di sekolah. Semoga akan ada banyak lagi orang yang dapat dibantu melalui kegiatan-kegiatan OBI yang akan diselenggarakan ke depannya,”ungkap Aisyah.

 

 

 

 

 

 

 

 

P.S :

Sulton adalah salah satu dari 289 pasien hernia yang telah sembuh dengan bantuan operasi Obor Berkat Indonesia di Januari-Juni 2017 ini. Di tahun 2017 ini, OBI bertekad dapat membantu 1000??? pasien hernia prasejahtera sembuh tanpa kendala biaya operasi. Melalui gerakan #2017untuk1000, kiranya semakin banyak pasien yang tertolong seperti Sulton.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html