Anak-anak PKBM OBI Mendapatkan Imunisasi Measles dan Rubella

  • 2017-09-28
  • Author : Alekcander Sigalingging
  • Views : 92
foto : obi/alex

"Untuk melindungi anak-anak Indonesia agar tetap sehat dan ceria, serta melindungi masa depan anak kita, saya menyerukan semua anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun untuk mendapatkan imunisasi measles rubella." Pernyataan inilah yang disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menyampaikan kata sambutan dalam Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di MTs N 10 Sleman, Provinsi Yogyakarta, Selasa 1 Agustus 2017 (bisnis.com). Dengan begitu Presiden Joko Widodo mewajibkan setiap orang tua mengajak anaknya yang kurang dari 15 tahun untuk mengikuti program imunisasi measles dan rubella (MR).

 

Perintah dari bapak Presiden Jokowi tentang imunisasi measles dan rubella pun mendapat banyak respon positif dari para orang tua di seluruh Indonesia yang kemudian mengantar anaknya untuk mendapatkan imunisasi measles dan rubella. Begitu juga dengan PKBM OBI yang ikut serta mensukseskan program pemerintah dalam hal imunisasi tesebut.

 

Bekerja sama dengan Puskesmas Kelapa Gading, PKBM OBI mendaftarkan anak-anak didikannya yang sebagian besar di bawah 15 tahun untuk diberikan imunisasi measles dan rubella. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/08/2017) di Tanah Merah, Jakarta Utara ini tidak hanya diikuti oleh siswa PKBM OBI saja. Anggota keluarga dan tetangga dari siswa PKBM OBI juga diikutsertakan dalam kegiatan ini. Alhasil, total 114 anak (74 siswa PKBM OBI) merasakan imunisasi measles dan rubella.

 

Menurut info dari Kementerian Kesehatan yang dipublikasikan tanggal 19 Juli 2017, measles lebih dikenal dengan campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, bahkan kematian.

 

Sementara rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Akan tetapi bila menular kepada ibu hamil pada awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai sindroma rubella kongenital di antaranya meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian, serta keterlambatan perkembangan.

 

Pemerintah Indonesia berharap dengan adanya program imunisasi measles dan rubella ini menjadi jalan terbaik untuk mencegah kedua penyakit tersebut. Program ini secara serempak dilaksanakan pada Agustus hingga September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa dan Agustus hingga September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa.

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html