Mewujudkan Hak Pendidikan Anak Indonesia

  • 2018-01-23
  • Author : Monica Arti Wijaya
  • Views : 78
foto : obi

Obor Berkat Indonesia percaya bahwa setiap anak mampu mewujudkan masa depan yang baik dan sejahtera. Melalui pemenuhan hak-hak anak dengan baik, maka tumbuh kembang anak dapat berproses dengan baik. Berdasarkan Konvensi Hak Asasi Anak, sedikitnya ada 10 hak anak yang harus terpenuhi, yaitu memiliki nama/identitas, memiliki status kebangsaan, hak untuk bermain, mendapat pendidikan, perlindungan, makanan, akses kesehatan, hak untuk berekreasi, hak untuk mendapatkan kesamaan/kesetaraan gender serta hak untuk berperan dalam pembangunan.

 

Dalam mewujudkan hak-hak anak, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tentu perlu memberikan dukungan supaya setiap anak mendapatkan apa yang menjadi hak mereka. Sebab, seringkali penyebab kemiskinan / tuntutan ekonomi membuat anak-anak tidak mendapatkan haknya, sebagian besar harus putus sekolah kemudian menjadi pekerja untuk melanjutkan hidup. Hak untuk mendapatkan pendidikan kemudian tidak didapatkan mereka, anak-anak dari golongongan masyarakat prasejahtera.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2014 total pekerja anak di Indonesia mencapai 2,77 juta jiwa. Dalam kondisi tersebut, mereka tidak dapat menikmati hak-hak dasar seperti pendidikan, keselamatan fisik, perlindungan, bermain dan rekreasi. Pekerja anak juga cenderung mendapatkan upah yang rendah dan resiko mengalami kekerasan, eksploitasi, gangguan kesehatan maupun kecelakaan kerja.

 

Terlepas dari dukungan pemerintah untuk mewujudkan hak-hak anak, seluruh elemen masyarakat juga perlu ikut bekerjasama dalam mewujudkannya. Obor Berkat Indonesia sebagai yayasan sosial-kemanusiaan yang berdiri sejak 1999, turut berkomitmen untuk mewujudkan kesejahteraan anak Indonesia melalui berbagai program.

 

Program yang hingga saat ini dilakukan terkait dengan pemenuhan hak anak antara lain; Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) OBI yang memberikan pendidikan secara gratis bagi anak-anak putus sekolah, Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diberikan secara gratis bagi anak-anak gizi buruk dan gizi kurang, Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Umum dan Gigi gratis, menyelenggarakan pelatihan konseling anak dan penyuluhan bahaya narkoba, Lingkungan, Gizi serta Kekerasan di kalangan anak-anak.

 

Pendidikan sebagai salah satu pilar utama OBI tak hanya sebatas memberikan layanan pendidikan dibidang kecerdasan intelektualitas. OBI meyakini bahwa kecerdasan intelektual harus selalu diimbangi dengan karakter yang baik pada diri seseorang, sehingga ilmu yang dimilikinya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya tanpa merugikan orang lain.

 

PKBM OBI menerapkan pendidikan karakter bagi setiap siswa sebagai upaya untuk mencegah siswa menjadi pribadi dengan perilaku yang menyimpang karena berbagai faktor seperti lingkungan, ekonomi, maupun keluarga. Melalui pendidikan karakter, akan terbentuk generasi bangsa yang bertanggung jawab, toleran, menghargai perbedaan, serta bijaksana dalam menyikapi beragam problematika sosial.

 

Tak hanya kami, anda juga dapat ikut berjuang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membantu setiap individu yang putus sekolah supaya kembali mengenyam pendidikan secara layak dan berkualitas. Salah satu caranya, anda dapat bergabung menjadi Mitra Obor Berkat Indonesia.

 

Mari bersama, mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia!

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html