Penduduk Lombok masih takut tinggal di dalam rumah

  • 2018-08-08
  • Author : Admin
  • Views : 91
PRAY FOR LOMBOK

Penduduk Lombok masih takut tinggal di dalam rumah

Minggu (5/8) terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7,0 SR di Lombok, NTB. Gempa bumi ini merupakan gempa lanjutan yang terjadi sebelumnya di tanggal 28 Juli lalu dengan kekuatan 6,4 SR. menurut sumber data sementara BNPB terhitung sudah ada 98 Jiwa yang meninggal dunia pertanggal Senin (6/8), dimana daerah yang paling banyak memakan korban jiwa adalah di daerah Lombok Utara dengan jumlah 72 Jiwa. 236 orang mengalami luka – luka, ribuan rumah rusak dan ribuan jiwa mengungsi.
Hari ke 3 pasca gempa bumi ini Selasa (7/8), Tim OBI terjun langsung ke Lombok NTB untuk melihat secara langsung bagaimana dampak gempa bumi ini terhadap masyarakat Lombok NTB.

Warga kota Mataram setelah 3 hari pasca gempa sudah bisa beraktifitas dengan normal meski sejumlah kerusakan masih bisa terlihat. Namun walaupun sudah bisa beraktifitas kembali, Masyarakat masih terlihat bermukim di tenda – tenda dekat rumah mereka karena menurut mereka masih belum aman untuk berada didalam rumah. Hal ini disebabkan karena ternyata masih ada gempa – gempa susulan yang terjadi walaupun dengan skala yang kecil, juga banyak rumah yang tampak retak sehingga tidak aman untuk berada didalam ruangan.

Tim OBI menyalurkan Kasur lipat dan bantuan vitamin untuk korban gempa dan memberikan bantuan berupa obat – obatan bagi korban gempa. 

 

Bantuan Saudara untuk para korban Gempa Lombok dapat disampaikan melalui rekening :

BCA 522.0309292 atas nama Yayasan Obor Berkat Indonesia.

 

 

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html