LULU BAHMAN, PASRAH DAN TABAH DALAM GEMPA

  • 2018-08-28
  • Author : Admin
  • Views : 148
LULU BAHMAN, PASRAH DAN TABAH DALAM GEMPA

LULU BAHMAN, PASRAH DAN TABAH DALAM GEMPA

Hari ini 27/08/2018 Tim Obi melayani di dusun Sembalun batu, desa Sembalun batu, Lombok utara. Lokasi ini merupakan bagian perbatasan Lombok utara dan Lombok Timur.

Lulu Bahman (60 th) datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim medis Obi. Dengan menggunakan kursi roda yang didorong oleh kedua anak laki-lakinya, ia datang ditengah lautan abu yang tebal dan udara panas yang menyengat.

Kami berkenalan dengannya dan berbincang sejenak, ternyata Beliau mengalami kecelakaan sejak 7 tahun yang lalu yang mengakibatkan dirinya mengalami kelumpuhan.

Pak Lulu bercerita bagaimana waktu gempa Lombok 5/08/2018 yang lalu beliau sedang beristirahat dikamarnya. Tiba-tiba terjadi gempa, lalu mati lampu dan terdengar suara orang dari luar berteriak-teriak panik dan ketakutan. Karena keadaan yang lumpuh dan tidak bisa bergerak, dia hanya bisa pasrah tanpa berteriak. Tanpa bisa menghindar batu batako jatuh menimpa kepala dan kakinya. Setelah gempa mereda anak-anaknya langsung berlari mengecek keadaan sang Ayah yang ternyata didapati sudah bercucuran darah. Lalu mereka lari ke tempat terbuka di dekat kampungnya bersama warga lainnya, namun karena keadaan biaya, sang Ayah tidak bisa dibawa berobat. Dan untuk mengobati lukanya, mereka hanya menggunakan tanaman-tanaman alami. Akhirnya lukanya bisa kering dengan sendirinya.

Dokter Obi yang memeriksanya kemudian mengobati lukanya serta memberi obat atas setiap keluhan-keluhan sakitnya.

Setelah berobat salah seorang tim Obi membantu Pak Lulu untuk kembali ke rumahnya, menggotongnya hingga tiba di rumahnya. Rumah Pak Lulu berada diatas jadi tidak cukup hanya dengan kursi roda namun harus juga digendong.

Setelah melihat keadaan rumah Pak Lulu, Tim Obi lalu memberikan apa yang bisa diberikan yang kami bawa dalam perbekalan Obi. Kami bawakan kasur karena selama ini beliau tidur hanya dengan beralaskan terpal saja, sebuah selimut, kaus kaki serta minyak angin. Rasanya sangat puas dan bahagia dapat membantu apa yang bisa kami lakukan untuk Pak Lulu.

Suguhan berupa segelas kopi asli Lombok serta kacang hasil kebun mereka yang menemani kunjungan kami sore ini, seakan berbicara lebih dari ribuan kata terima kasih dari keluarga Pak Lulu Bahman atas perhatian yang telah mereka terima.
Dan terima kasih itu kami mau persembahkan untuk Anda, Mitra Obi yang mendukung pelayanan ini agar Lombok bangkit dan tersenyum kembali.

 

Share this article :
WEEKLY REPORT
http://www.obi.or.id/patner/donation.html